Analisis Kinerja Simpang Bersinyal dengan Metode Pedoman Kinerja Jalan Indonesia (PKJI) 2023

Authors

  • Fito Irawan Universitas Negeri Padang
  • Rizky Indra Utama Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/journey.v1i3.20

Keywords:

Simpang bersinyal, derajat kejenuhan, tundaan, peluang antrian, PKJI 2023, Simpang Alai

Abstract

Simpang Alai di Kecamatan Padang Utara, Kota Padang merupakan simpang empat bersinyal yang menghubungkan Jalan Gajah Mada, Jalan Raya Ampang, Jalan Jati, dan Jalan KH. Ahmad Dahlan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kinerja simpang bersinyal menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Survei lapangan dilakukan selama tiga hari pada jam-jam sibuk (pagi, siang, sore). Parameter yang dianalisis meliputi kapasitas, derajat kejenuhan (DS), tundaan, dan peluang antrian. Hasil analisis menunjukkan nilai DS tertinggi sebesar 0,672 pada pendekat Timur, masih di bawah ambang batas PKJI 2023 (DS ≤ 0,85). Nilai tundaan total pada seluruh pendekat berada pada rentang 7,821–11,809 detik/SMP yang mengindikasikan Tingkat Pelayanan (LOS) B atau kondisi Lancar. Kondisi eksisting Simpang Alai masih layak melayani arus lalu lintas, namun perlu pemantauan berkala mengingat potensi pertumbuhan volume kendaraan.

Downloads

Published

12-05-2026

How to Cite

Irawan, F., & Utama, R. I. (2026). Analisis Kinerja Simpang Bersinyal dengan Metode Pedoman Kinerja Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Journey: Journal of Multidisciplinary Research, 1(3), 45–50. https://doi.org/10.31004/journey.v1i3.20

Issue

Section

Articles