HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN PACITAN
DOI:
https://doi.org/10.31004/journey.v1i4.45Keywords:
Beban Kerja, Stres Kerja, Kinerja ASN, Sekretariat Daerah Kabupaten PacitanAbstract
Kinerja ASN adalah elemen krusial dalam menciptakan kondisi pemerintahan yang efisien dan pelayanan yang bermutu. Banyak faktor dapat memengaruhi kinerja ASN termasuk beban kerja dan stres kerja. Beban kerja dengan kapasitas pegawai dapat mendorong produktivitas, dan sebaliknya. Penelitian ini menggambarkan serta menganalisis pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja ASN di Sekretariat Daerah Kabupaten Pacitan. Metodologi yang digunakan dalam yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian kausal. Subjek penelitian ini melibatkan seluruh populasi ASN di Sekretariat Daerah Kabupaten Pacitan yang berjumlah 112 orang dan sampel sebanyak 53 responden. Pengumpulan data melalui distribusi kuesioner kemudian diolah menggunakan software SPSS versi 25. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa beban kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja ASN. Sementara itu, stres kerja memberikan pengaruh tidak signifikan terhadap kinerja ASN. Secara bersamaan beban kerja dan stres memengaruhi kinerja ASN secara signifikan di Sekretariat Daerah Kabupaten Pacitan. Variabel beban kerja adalah faktor utama yang paling berpengaruh terhadap kinerja ASN, sedangkan kedua variabel tersebut secara simultan mampu menjelaskan 28,1% variasi kinerja ASN, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak terjangkau dalam penelitian ini.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ratna Yuastika, Meirinawati Meirinawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

